Pendidikan
5 Fakta Mengejutkan Inovasi Briket Limbah Ketapang Mahasiswa Beasiswa UII Juara 2 INDES 2026

5 Fakta Mengejutkan Inovasi Briket Limbah Ketapang Mahasiswa Beasiswa UII Juara 2 INDES 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) di kancah internasional. Seorang penerima Beasiswa Cendekia Baznas berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui inovasi briliannya di Malaysia.

Inovasi Keta-Briq yang Mendunia

Ulinnuha Aqwa, mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan di UII Yogyakarta, sukses menyabet Juara Dua di ajang INDES 2026. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak, Malaysia.

Produk inovatif bernama Keta-Briq ini terbuat dari limbah buah ketapang yang dipadukan dengan aroma daun kemangi. Keunikan produk ini terletak pada kemampuannya sebagai briket biochar ramah lingkungan yang sekaligus dapat mengusir serangga.

Perjuangan di Balik Tembok Prestasi

Di balik kesuksesan ini, terdapat perjuangan panjang yang tidak mudah. Ulinnuha sempat mengalami masa sulit dan kehilangan semangat selama proses kompetisi berlangsung.

Dukungan penuh dari keluarga menjadi faktor penentu yang menjaga motivasinya tetap menyala. Ia pun berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi dan melahirkan inovasi yang lebih berdampak bagi masyarakat luas.

Dukungan Penuh dari Baznas

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI, Idy Muzayyad, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa pemuda binaan Baznas memiliki daya saing global.

Mahasiswa Ekonomi Islam UII Raih Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025
Mahasiswa Ekonomi Islam UII Raih Beasiswa Cendekia Baznas 2025

Idy menegaskan bahwa inovasi berbasis lingkungan ini sejalan dengan visi Baznas. Program beasiswa yang dikelola dari dana zakat terbukti mampu melahirkan inovator muda yang mandiri dan solutif.

Limbah Lokal Jadi Solusi Energi Alternatif

Kompetisi ini menjadi panggung pembuktian bahwa limbah lokal yang tidak bernilai dapat diubah menjadi solusi energi alternatif yang berkelanjutan. Inovasi Keta-Briq menjadi contoh nyata kreativitas mahasiswa UII dalam menjawab tantangan lingkungan.

Keberhasilan ini juga menjadi simbol bahwa konsistensi dan ketekunan mampu menghadirkan dampak positif. Ulinnuha berharap dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berani mewujudkan ide-ide mereka.

Kesimpulan

Prestasi yang diraih oleh mahasiswa penerima beasiswa UII ini menjadi bukti nyata bahwa program beasiswa mampu mencetak generasi muda yang kreatif dan berdaya saing. Inovasi seperti Keta-Briq tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan.

Semoga kisah sukses ini dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi di panggung internasional. Dengan dukungan yang tepat, potensi besar anak bangsa dapat terus dikembangkan untuk masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *